16 Okt. 13
16
Katakan..
katakan awal semula
Karena
akhirnya begitu berat terasa
Dunia tak
seindah katamu
Dunia
menelan hatiku
Katakan..
entah kemana perginya
Masa yang
mudah dan tawa-tawa yang cerah
Dunia yang
terdiam tanpamu
Dunia yang
menelan hatiku
Merindukan
angka itu kah engkau per? Dibadanmu yang putih ini? hehe maafkan aku yang
selalu mengotorimu dengan cerita-cerita mimpiku yang belum menjadi kenyataan.
Harus berapa lama aku terus berjalan
dalam kehampaan mengejar cinta yang tak berujung ini per, mengapa aku masih
saja mengingatnya yang membuat diri ini terus mencintainya dari jauh? Tolong
jelaskan ada apa dengan aku ini per? Yang masih saja enggan mencari wanita lain
yang bisa menghapus jejak manusia satu itu dikehidupanku.
Beri aku setitik harapan, maka akan
aku hidupi harapan itu menjadi sebuah kehidupan nyata yang menjadikan kamu akan
terlihat lebih indah dari yang terlihat, dan aku bisa melihat warna aslimu,
apakah aku salah memilihmu yang ku cinta? Atau aku memang benar mencintaimu
yang sedemikian sempurnanya kamu dimataku.
Dengar aku yusiii... jangan tutup
telingamu,jangan tutup pula hatimu, aku masih menunggu dihati yang sama, hati
yang mengubah semua kehidupan terlihat lebih mudah dijalani.
Bisakah sejenak berpikir yus?
Memikirkan siapa yang sedang menunggumu, siapa yang sedang tertinggal waktu
karenamu,siapa yang sebenarnya mencintaimu setulus manusia apapun itu, siapa
yang tidak berjanji akan menjadi kekasih terbaik tetapi akan selalu ada
mendampingimu dan akan selalu disisimu?
Itu Aku yusi.. lihatlah ke belakang,
jangan hiraukan duniamu, aku tidak butuh duniamu, yang ku butuhkan penghargaan
darimu, atasku yang menunggumu sampai sejauh itu. Aku dibelakangmu bukan
berarti aku mundur yusi,aku hanya sedang melihat apa yang bisa aku lihat untuk
membahagiakanmu, aku sedang memahami kabahagiaan apa yang bisa aku berikan
untukmu kelak, aku akan mundur satu langkah dan akan maju tujuh langkah
andaikan kamu ada disisiku menemani ketertinggalan aku dengan waktu.
Satu yang harus kamu tahu yusi, aku
akan selalu tetap menunggumu ditempat yang sama, walau cerita ini tak lagi
sama, akan aku buktikan kepada dunia bahwa kamu pernah sedikit lagi menjadi
milikku. Biarkanlah waktu yang menjawab ini semua, biarkanlah dia yang mengatur
cerita ini, biarkanlah dia yang menjadi alur perjalanan masa-masa yang ku punya
jika memang kita tidak ditakdirkan untuk menyatu. Semuanya aku serahkan
kepadamu yusi, jika kamu bertemu siapa yang menurutmu bisa menjadikan kamu
wanita sempurna dihidupnya maka tolong sampaikan pesan itu kepada Tuhanmu,
biarkan Tuhan yang memberi tahu semuanya kepadaku dikekekalan nanti, karena aku
tidak sanggup hidup jika mendengar berita yang mengundang air mata nan perih
itu darimu,aku tidak sanggup lagi berjalan dalam kehampaan jika itu terdengar
oleh telingaku yang dirasakan langsung dari hatiku, tolong sampaikan itu kepada
Tuhanmu dengan berwujud doa jangan kepadaku. Dan tolong... andaikan kamu tidak
berhasil menemukan kekasih yang bisa menjadikanmu wanita terbaik dan
menjadikanmu wanita terakhir dalam hidupnya, jangan menangis, jangan terlarut
dalam badai, jangan biarkan air mata membasahi pipimu dan jangan sampai langit
menghujanimu sampai kau terbaring sakit, lihatlah kebelakang... ada aku yang
akan selalu menjadi bayanganmu, ada aku yang akan selalu melindungimu dari jauh
walau sebenarnya aku dekat, ada aku yang akan menghapus semua luka yang ada
dihatimu dengan ketulusan, ada aku yang akan mendekapmu dengan kasih sayang
yang telah aku siapkan dari dulu hanya untukmu, ada aku yang akan mengusap air
matamu dengan kelembutan rasa cinta, dan ada aku dengan membawakanmu payung
dari belakang untuk menjadi peraduan atas penyesalan-penyesalanmu yang kamu
tanamkan untuk mereka yang telah menyakitimu, ada aku, ada aku yang selalu
menyayangimu, ada aku yang selalu mencintaimu. Ada Aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar